Tata Cara Ibadah Umroh yang Perlu Diketahui Para Jamaah Umroh

Tata Cara Ibadah Umroh yang Perlu Diketahui Para Jamaah Umroh

Ibadah haji dan umroh memiliki beberapa perbedaan. Salah satu perbedaan yang mencolok yaitu waktu pelaksanaan kedua ibadah tersebut. Namun ibadah tersebut juga memiliki persamaan seperti sama-sama dilaksanakan di tanah suci. Selain itu, ibadah umroh juga memiliki rukun atau tata cara tersendiri seperti ibadah haji. Bagi Anda yang hendak pergi beribadah umroh, inilah tata cara ibadah umroh yang perlu diketahui.

 tata cara ibadah umroh

Tata Cara Ibadah Umroh dan Larangan yang Harus Dihindari Para Jamaah

Tata cara ibadah umroh yang benar dan sesuai sunah ini didasarkan pada rukun umroh. Berikut pembahasan selengkapnya:

  1. Ihram

Sebelum membaca niat atau ihram, para jamaah sudah melakukan berbagai persiapan seperti membersihkan diri hingga memakai pakaian ihram sesuai dengan ketentuannya baik untuk jamaah laki-laki maupun perempuan. Setelah itu melaksanakan niat di miqat dengan mengucapkan “Labbaikallahumma ’umratan”. Kemudian rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan perjalanan menuju Mekah. Para jamaah boleh membaca kalimat talbiyah selama di perjalanan.

  1. Tawaf

Para jamaah umroh diwajibkan dalam keadaan suci sebelum melakukan tawaf. Jamaah dapat berwudu terlebih dahulu. Setelah itu melaksanakan tawaf yaitu mengelilingi Ka’bah dimulai dari Hajar Aswad hingga kembali lagi ke Hajar Aswad sebanyak 7 kali. Pada putaran 1 hingga 3, para jamaah disunahkan agar melakukan lari-lari kecil, sementara pada putaran 4 hingga selesai dapat dilalui dengan berjalan saja. Jamaah juga dapat memanjatkan berbagai doa sepanjang melakukan tawaf. Selain itu, disunahkan pula untuk melakukan sholat sunah tawaf sebanyak dua rakaat di sekitar area Makam Nabi Ibrahim dan dilanjutkan dengan meminum air zam-zam setelah tawaf selesai.

  1. Sa’i

Tata cara ibadah umroh selanjutnya yaitu melaksanakan sa’i. Sa’i berupa perjalanan dari Bukit Safa ke Bukit Marwah secara bolak-balik hingga 7 kali. Sebelum sa’i ini tidak diwajibkan dalam keadaan suci, sehingga perempuan yang sedang berhalangan boleh melaksanakan sa’i.

  1. Tahalul

Tahalul sebagai tanda seluruh rangkaian kegiatan umroh selesai dilakukan. Kegiatan yang dilakukan berupa memotong rambut baik sebagian maupun seluruhnya. Bagi para jamaah wanita dapat memotong sedikit rambutnya saja atau minimal tiga helai rambut.

  1. Tertib

Tertib ini berarti bahwa seluruh jamaah umroh harus melaksanakan segala rangkaian ibadah umroh dengan tertib dan tidak mengganggu pihak lain. Selain itu, para jamaah juga harus mematuhi segala aturan di sana dan menjauhi larangan-larangan selama melaksanakan ibadah umroh.

 

Lalu apa saja larangan-larangan ketika melaksanakan umroh? Sebelumnya, perlu diketahui bahwa larangan ini telah berlaku sejak para jamaah memakai pakaian ihram dan mengucapkan niat ihram. Oleh karena itu, selain tata cara ibadah umroh, para jamaah juga perlu mengetahui larangan tersebut. Larangan tersebut di antaranya:

  • Larangan untuk menggunting atau memotong kuku
  • Larangan mencukur atau memotong rambut yang ada pada seluruh bagian tubuh
  • Larangan menggunakan wangi-wangian
  • Larangan untuk menggunakan pakaian yang dijahit bagi kaum laki-laki
  • Larangan melamar maupun menikah
  • Larangan mengucapkan kata-kata yang tidak pantas
  • Larangan bermesraan dengan pasangan
  • Larangan mencabut atau merusak tanaman
  • Larangan untuk memburu maupun membunuh binatang

 

Itulah tata cara ibadah umroh dan larangannya yang perlu dilaksanakan oleh para jamaah umroh. Bagi Anda yang ingin segera pergi ke tanah suci, Elharamina Wisata dapat menjadi pilihan tepat untuk menemani perjalanan umroh Anda bersama rombongan. Anda dapat menyesuaikan paket umroh yang tersedia dengan kebutuhan dan kemampuan Anda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *